Translate

Tuesday, April 30, 2013

PRE ORDER T-SHIRT | LFC TOUR 2013 INDONESIA

menyambut kedatangan LFC ke Indonesia pada bulan Juli nanti, 
tepatnya tanggal 20 Juli 2013, 
dan akan memainkan pertandingan melawan Timnas Indonesia
gue coba membuat design t-shirt, 
yg mungkin bisa lo pake atau sbg media mengingatkan di masa depan, 
kalau2 LFC sudah pernah berkunjung ke Indonesia.



mudahan lo semua pada suka,
karena kalo memang suka, bisa segera order ke gue, 
gambarnya bisa dilihat jelas ya itu di poster nya.

order bisa via email | fajarrusalem.ramadhan@gmail.com
atau via whatsapp | 0856-949-11-469
opsi terakhir, mention gue aja di tuitter | @fajarrusalem

ini lapak kaskus nya broh |

http://www.kaskus.co.id/post/517ec5ed8327cfd155000007/1#post517ec5ed8327cfd155000007

ini spesifikasinya, 

bahan cotton combed 30s
jahit rantai seperti biasa, 
sablon konvensional (biar gambarnya awet)
dan insya Allah ada bonus tak terduga dari gue, 
hehehe.

oiya ini size chart nya, mending kebesaran daripada kekecilan :)))

harga cukup 72rb saja, 
belum termasuk ongkos kirim tentunya, 
untuk soal ukuran, gue pake standar size distro2 lokal, 
nanti sizing chart bakal nyusul deh, 
sekian dulu semuanya, 
terimakasih 
dan selamat order.

fajarrusalem, 

surabaya, 2013.


Monday, April 15, 2013

JFT 96 | WE WILL NEVER EVER FORGET, ALWAYS REMEMBERED

Untuk semua pihak yg merasa dekat dg peristiwa hillsborough, 
untuk mereka, 96 yg pergi untuk menonton pertandingan, 
tapi akhirnya tidak pernah kembali, 
untuk mereka semua yg menuntut keadilan, kebenaran, 

WE WILL NEVER EVER FORGET, 
ALWAYS REMEMBERED.

JUSTICE FOR THE 96

April, 15th 1989 - April, 15th 2013



fajarrusalem,

surabaya, 2013.

ada bonus dikit,
mukanye Jonjo Shelvey saat Hillsborough live,
haha, ada - ada aja ni anak,


Sunday, April 14, 2013

READING VS LFC, NGANTUK NDAN.

well, mari kita berbicara lagi tentang LFC,
yak sebuah tim yg dalam dua pekan terakhir selalu mendapat cleansheet
mari kita berikan tepuk tangan terlebih dahulu,
sebelum pada akhirnya kembali mengkritik.

dibalik hasil positif (itungannya cleansheet itu positif sih untuk barisan pertahanan)
ada dua buah hasil seri di dua game terakhir,
yaitu melawan West Ham dan yg baru saja semalem selesai,
melawan Reading di Madejski Stadium.
dalam dua pertandingan tersebut jumlah gol LFC sama dg 0,
udah cukup utk mereka yg gasuka LFC memberikan ya sedikit omongan,
contoh nya kaya gini...
jumlah gol LFC di dua pertandingan terakhir sama dengan jumlah gelar mereka musim ini,
ya anggep aja guyonan sih, lagian emang bener musim ini kita nir gelar.

yang kali ini bakal gue review (gue sih anggep tulisan gue ini review),
adalah game lawan Reading, satu aja, yg lawan West Ham ngga usah.
padahal misalkan aja kita menang semalem,
itu bakalan jadi kado yg indah banget, karena sebelum pertandingan ada minute silence,
buat mengenang kembali 96 korban tragedi Hillsborough.




hasil seri (kenapa gue hobi banget ya nyebut kata seri) lawan Reading ini berarti,
sudah dua pekan kita semua ngga melihat ada sebuah selebrasi gol,
karena memang tidak ada satu gol pun tercipta.
dan buat yg maen FPL kaya gue, apalagi yg pake Suarez dan jadi kapten, ya udah ikhlas aja,
kalo pemain LFC dapet poin normal dua, hiburannya kalo lo pake defender, cleansheet dapet +4




gue taruh dua photo minute silence sebelum pertandingan, karena menurut gue,
satu itu kurang, dan biar lebih menghormati aja sih.

------------------------------------------------------

langsung aja kita sikat review babak pertama,
ngga bakal banyak yg gue tulis untuk babak pertama,
karena ...

GUE NGANTUK,

mgkn karena saking ngga ada menarik2nya babak pertama,
serius, gue ngantuk banget, padahal posisinya gue nobar dan duduk di depan.
jadi apa yg mau gue tulis?
ngantuk itu udah mendifinisikan sebenernya menurut gue,
kalo pada babak pertama itu, tingkat membosankannya udah sampe pada level akut.
sampe2 pas jeda, gue minta kopi di tempat nobar
eh ngga ada katanya, ada nya es teh aja, soalnya biasanya ada dua option
untuk minuman yg bisa diambil pas nobar begini.




babak kedua,
sebelum masuk ke babak kedua, gue sempet liat linimasa di tuitter,
dan banyak yg mulai pesimis LFC bakal menang, firasat gue juga bilang gitu,
kalo LFC mendominasi game, tapi sampe akhir babak pertama masih goal less
ya paling buruk kalah 1 - 0, paling beruntung bakalan seri,
dan kejadian beneran apa yg gue khawatirin.

babak kedua dimulai, intensitas serangan, passing, menurut gue lebih menarik
karena mgkn setelah minum es teh, gue jadi ngga sengantuk babak pertama.
peluang demi peluang, bahkan sempet ada gol, tp Coutinho terlanjur offside duluan
pas terima umpan tarik dari Gerrard, jadinya ngga di itung.
trus ada peluang dari suarez, bola udah lewat sih dr kiper *bolanya di chip sama Suarez,
tapi di garis gawang ada yg sigap, salah satu defendernya Reading berhasil sundul bola
sehingga ngga jadi gol, sori gue ngga merhatiin nama bek nya,
yg gue inget nama pemain Reading ya cuma si kiper McCarthy no. 21,
sama Nick Shorey, itu juga karena doi pemain gue di fantasy league,
tapi sayang aja semalem bahkan doi ngga main.




klimaks kekhawatiran gue pas Hendo diganti buat masukin Downing,
gue paham, maksud komandan Brendan, doi pasti mau incer kemenangan,
tapi ... udah jelas, lini tengah di isi sama Gerrard sama Lucas doang ini riskan,
strategi ultra offensive ini (kedengeran kaya nama ultraman) pada akhirnya juga gagal,
gagal memberikan gol dan pertandingan bener2 berakhir seri.
yg berarti termasuk di kategori beruntung, karena ngga kalah
soalnya Pepe Reina sempet satu kali save atau dua ya, serangan2 balik cepat dr reading
ya yg paling berasa man to man doi sama si Hunt no 10 itu,




noh, si McCharty yg lagi oke banget semalem, di fantasy premier league catetan save di angka 12,
buanyak itu save nya, tendangan suarez dari yg ditepis sama ditangkep,
gue kasih applause buat nih kiper semalem, serius. kita juga harus apresiasi dong,
kalo misalkan emang lawan kita punya performa yg sedang oke, atau memang lebih baik
dan untuk pertandingan semalem, McCarthy lah orangnya.

mungkin worst performer buat gue semalem itu Glen Johnson,
doi maunya nyerang trus aja, dan kaya hobinya biasanya, suka cutting inside,
emang sih ngga ada yg salah seroang full back bantu penyerangan,
tp ya harus inget kewajibannya juga, sayang glenjo semalem ngga terlihat seperti itu.
saat diberi pass, dia sering out of position, dan kalau sudah maju,
terlalu lama untuk balik ke pos nya di full back kanan, dan yg lebih lagi
terlihat sekali kalau dia punya ambisi mau bikin gol.

ya sebenernya semua penyerang kita juga mau bikin gol,
tapi ini glenjo kan full back kanan, bisa lebih bijak kalo dia lebih konsen ke kewajibannya
dan jaga area nya, kalo musim depan masih maen kaya pas lawan reading ini mah
mending minta no. 9 aja ke Brendan, sapatau lu dimaenin jadi striker,
dg catatan Big Andy dijual LFC, kalo Andy balik sih jangan harap,
no. 9 udah di patenin sama doi, haha...
gue bukan ngga suka glenjo, cuma mengkritisi performanya semalem aja kok,




yaweslah,
ngga tau apa lagi yg mesti ditulis
dah, ditutup aja review ala gue ini, dan gue tetep dukung LFC lah pastinya,
kita semua mau yg terbaik buat LFC,
that's enough, tp mgkn Tuhan berkehendak lain,
yg terbaik utk LFC skg adalah ya peringkat tujuh :|

kalo kata beberapa pakde2 pendukung LFC,
LFC no. 7 inget yg terpenting kesehatanmu tetep no. 1
hehehe,
sekian dan terima kasih.

fajarrusalem,

surabaya, 2013.


Thursday, April 04, 2013

JERSEY FORUMOTION GO PUBLIC!

judulnya sengaja sama dengan salah satu thread di forum,
karena memang tujuannya memasyaratkan jersey original,
di postingan kali ini ue mau mengenalkan forum jersey original,
yg gue udah gabung ke forum itu mulai bulan mei tahun 2012,
berarti udah hampir setaun ya gue join disana, dan yg pasti asik,
ilmu lo tentang jersey ori nambah, dan koleksi lu juga,
gampangannya jersey original itu racun.

salah satu quote yg paling ngena, dan pernah gue alamin adalah

"mending nyesel beli drpd nyesel disikat orang lain" - sesepuh di forum

udah buat perkenalannya,
abis ini dibawah bakal ada dua artikel dari salah satu media besar di Indonesia
yang ngeliput gathering terakhir jersey forum kemarin di Senayan,
monggo disimak aja langsung,

--------------------------------


Metrotvnews.com, Jakarta: Puluhan laki-laki berseragam tim sepak bola hilir mudik di Plaza Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu. Mereka memang bukan anggota tim sepak bola sesuai dengan nama yang tertera pada punggung seragam. Mereka juga bukan hendak menyusun siasat sebelum bertanding di lapangan rumput.
Siang itu mereka punya tujuan yang sama. Yakni, sebuah restoran tempat diadakannya acara gathering tahunan komunitas Jersey Forumotion (JF), sebuah wadah bagi siapa saja yang punya minat pada jersey orisinal. Jersey ialah sebutan untuk kos­tum tim sepak bola lengkap dengan nama dan nomor di bagian punggung.
“Siapa saja bisa menjadi member di JF, tanpa dipungut biaya apa pun alias gratis. Asal suka dan punya jersey orisinal, siapa saja bisa kok join di JF,” tutur Rizki Ananda alias Uchil kepada Media Indonesia, Rabu (3/4).
Salah satu anggota yang aktif sejak komunitas itu terbentuk pada 2008. Hari itu Uchil datang dengan mengenakan jersey tim Liga Korea, Daegu FC.
Dia lalu menuturkan komunitas tersebut lahir dari sebuah thread bernama Thread Kolektor Baju Bola (TKBB) pada komunitas daring Kaskus. “Dulu, ketika masih di TKBB Kaskus, diskusi-diskusi maupun pembahasan mengenai jersey secara online selalu tenggelam seiring dengan posting terbaru dari para member,” jelas Uchil.
Karena itulah, lanjut dia, mereka lantas membuat forum dengan domain sendiri. “Tujuannya supaya bisa lebih berkembang dan bebas,” Uchil menambahkan. Maka pada Mei 2008, terbentuklah forum sendiri dengan nama Jersey.forumotion.com. 
Selain berdiskusi soal jersey pada forum di jagat maya, termasuk berbagi informasi dan berinteraksi lewat Twitter dengan akun @jerseyforum, JF rutin mengadakan kegiatan futsal setiap dua minggu untuk mempererat tali silaturahim. Beberapa kegiatan amal pun tak luput dari jadwal komunitas. Misalnya, lelang jersey yang hasilnya digunakan untuk kegiatan sosial. Saat ini anggota JF mencapai 4.000-an orang yang terbagi dalam beberapa regional, di antaranya Jakarta, Depok, Bogor, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Bali, juga Medan. 
Anggota komunitas ini mengumpulkan seragam klub sepak bola dan berbagi informasi meskipun mereka menggemari klub yang sering menjadi lawan.
Kebanyakan anggota bermula dengan mengoleksi jersey karena rasa fanatik pada suatu klub sepak bola ataupun pemain. Namun kemudian, Uchil berkisah, setelah memiliki jersey klub idola di setiap musim, timbul pula rasa keinginan untuk memiliki jersey tim lain. Jersey biasanya dinilai dari modelnya yang unik ataupun memiliki nilai sejarah.  
Dalam acara siang itu, semua anggota komunitas ber-jersey itu memang terlihat seru berbagi cerita tentang minat mereka yang satu walaupun sesungguhnya mereka menggemari klub-klub sepak bola yang saat bertanding di lapangan rumput menjadi musuh bebuyutan.
Karena itu pula komunitas tersebut memilih moto ‘We share the same passion in unity’. (Briyan B Hendro K) 
Editor: Irvan sihombing


source | http://www.metrotvnews.com/lifestyle/read/2013/04/04/991/143650/Bersatu-Melalui-Jersey-

---------------------------------------------------------------------------------------------------------



Metrotvnews.com, Jakarta: Dengan mengenakan jersey--seragam tim klub sepak bola--Manchester United, Indra datang ke acara gathering tahunan komunitas Jersey Forumotion (JF) di Plaza Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.
Dia tidak datang sendirian. Indra mengajak pula istri dan anak laki-lakinya yang berusia empat tahun. 
Ketiganya berjersey sama dengan model berbeda, jersey klub kesukaan Indra, Manchester United (MU).
Sang bocah malah mengenakan jersey ‘bersejarah’ dalam dunia sepak bola, yakni kostum yang dikenakan pemain Eric Cantona saat melakukan tendangan kungfu kontroversial pada 1995 dalam pertandingan MU melawan Crystal Palace. 
Karena kegilaannya pada sepak bola dan jersey, Indra memang mendandani anaknya sesuai dengan kegemarannya itu. “Dulu awalnya saya selalu belikan dia jersey MU tanpa dia meminta. Tapi sekarang malah dia yang merengek minta dibelikan jersey,” tutur Indra kepada Media Indonesia, Rabu (3/4). 
Sebagai pecinta jersey orisinal, dia mengaku merawat betul koleksinya itu. Indra bahkan pantang meminta orang lain untuk mencuci jersey-nya. Setiap malam setibanya di rumah dari kantor, dia menyempatkan diri untuk mencuci sendiri jersey-nya jika kotor atau baru dikenakan.
“Mencuci jersey itu susah-susah gampang. Tapi memang harus hati-hati. Cukup direndam dengan detergen sebentar, lalu dikucek secara halus, lalu dibilas, dan kemudian dijemur tanpa diperas,” jelas dia sekaligus membeberkan kiat. 
Jersey biasanya dibuat dari bahan utama polyester. Apabila salah merawatnya, jersey bisa rusak, termasuk muncul bulatan-bulatan kecil pada kainnya dan cepat berbulu.
Hal lain yang kerap ditakutkan para pecinta jersey sampai-sampai mereka rela mencucinya sendiri ialah kerusakan pada bagian nama punggung dan sponsor. Kedua bagian itu umumnya terbuat dari bahan polyflex yang terasa licin seperti plastik ataupun velvet (kasar seperti beludru), dan bisa rusak jika dikucek atau disetrika. 
Jika Indra datang dengan mengajak anak dan istrinya, Naufal justru datang ke perkumpulan tahunan itu sendirian. Anak laki-laki berusia 13 tahun itu sudah dua kali mengikuti gathering komunitas JF, termasuk pada acara buka puasa bersama, Ramadan tahun lalu.
Naufal mengaku menyisihkan uang sakunya sehari-hari demi memiliki jersey orisinal. Koleksinya mencapai sekitar 50, mayoritas jersey klub Liga Inggris. 
Komunitas JF juga tidak sepenuhnya beranggotakan laki-laki. Beberapa perempuan terlihat hadir pula dalam acara itu, lengkap dengan mengenakan jersey.
Elmira Fawzia, salah satunya, datang dengan memakai jersey MU saat klub itu meraih gelar treble winners--tiga gelar sekaligus dalam satu musim--pada 1998/1999.
Awalnya, Elmira berkisah dia hanya gemar menonton pertandingan sepak bola di layar televisi. Dia kemudian mencermati jersey yang dikenakan para pemain dan mulai tertarik untuk me­ngenakannya juga.
“Perempuan yang pakai jersey enggak kalah cantik kok dari mereka yang biasa memakai dress,” ujar perempuan yang juga pramugari itu sembari tersenyum. (Briyan B Hendro K) 
Editor: Irvan sihombing


source | http://www.metrotvnews.com/mobile-site/read/news/2013/04/04/143651/Menilik-Kegiatan-Komunitas-Pecinta-Kostum-Bola

segitu dulu deh ya, itu adalah gambaran forum yg gue ikutin
forum pencinta jersey sepakbola original,
kalau ada yg mau join juga, monggo langsung ke | http://jersey.forumotion.com
dan silahken follow akun mereka di twitter juga | @jerseyforum

sekian dan terimakasih

fajarrusalem,

surabaya, 2013.

Monday, April 01, 2013

JORDAN GANTENG HENDERSON, AKUIN AJALAH

DIJUAL,
eits... kata pembuka nya kok komersil banget ya?
hahaha..
sekali - kali gapapa lah ya,

Ini gue semalem nonton LFC ngalahin Aston Villa,
dan si ganteng bikin gol penyama kedudukan, hehe.
walaupun musim ini game nya ngga sebanyak musim lalu
tapi Hendo lebih mateng musim ini,
dan badannya tambah keker, tambah kuat
yg jelas banget bikin kegantengannya bertambah
hahaha,

wes ga usah kesuwen artinya gapake lama
ini ada artwerk Hendo karya gue,
dan ini available buat lo yg mau beli
bisa di print dipajang di kamar, atau kalo lo punya brand t-shirt
bisa lo print di t-shirt :)))

monggo...


fajarrusalem,

surabaya, 2013.

Friday, March 29, 2013

ANAK MUDA HARAPAN LFC DAN INGGRIS

sebelum berkata lebih jauh,
apakah anda sudah familiar dengan nama - nama pemain dibawah ini
dimulai dari Jordan Henderson, Jonjo Shelvey
kemudia berturut - turut Raheem Sterling
Andre Wisdom dan yang terakhir Jack Robinson.
apakah sudah kenal atau paling tidak,
pernahkah anda mengetahui nama - nama tersebut?

-------------------------------------------------------

dimulai dari seorang Jonjo Shelvey,
gue mulai merhatiin dia musim 11/12
ni anak, mukanya kok ngocol banget,
tp mukanya itu termaafkan karena memang skill nya mumpuni,
terbukti setelah masa pinjamnya di Blackpool selesai
Jonjo balik ke LFC dan jadi salah satu anak muda,
yang paling menjanjikan,
ngga cuma untuk LFC tp juga untuk timnas Inggris (non-senior)


di LFC bahkan Jonjo pernah berperan sbg false nine,
saat LFC menciptakan comeback vs West Ham pada EPL tahun ini,
selain itu, gue menasbihkan diri gue sebagai fan nya,
setelah melihat reaksinya kepada sir Alex setelah dirinya,
mendapat kartu merah karena dual 50 : 50 dg Johnny Evans,
terserah lo mau bilang karena gue emang dasarnya support LFC
makanya gue dukung Jonjo, tp emang peluangnya saat itu 50 : 50
wasit lagi lebay kayaknya, atau dibawah tekanan sir Alex,
makanya melayanglah kartu merah untuk seorang Jonjo,
saat meninggalkan lapangan, dia marah - marah kepada sir Alex
tanpa tahu apa kata - kata yg keluar dari mulutnya utk sir Alex,
tp dari situ gue menarik kesimpulan, anak ini ngga takut sama siapapun
sikap itu yg bisa jadi modal bagus buat dia,
untuk menjadi skipper LFC selanjutnya berdampingan sama Hendo.


-------------------------------------------------

kemudian, ada seorang anak muda lain di LFC,
yg ketampanannya melebihi pemain - pemain di sekitarnya,
kalau aspek terlihat tampan atau tidak itu dilihat dari klimisnya rambut,
anak ini udah pasti bakal jadi saingan beratnya David Beckham,
yak bener, doi adalah Jordan Henderson.



dia sekarang adalah skipper untuk timnas Inggris u-21,
join LFC mulai musim 11/12, setelah cukup menjanjikan bersama Sunderland,
kalau gue mau sok tahu, gue bilang gitu karena pas di Sunderland,
dia pake no. 10, no. 10 untuk pemain yg baru berumur 20 tahun,
berarti skill nya ngga sembarangan ini anak,
tapi di musim pertamanya mungkin Hendo terbebani dg ekspektasi banyak orang,
tapi mulai musim ini doi ngasih lihat perkembangan yg bagus,
layaknya seorang yg baru seperti Stewart Downing musim ini,
Hendo lebih dewasa, bahkan di beberapa pertandingan dia berhasil memberikan
performa yang bisa dibilang superb.
masa depannya di LFC sama Inggris bisa gue bilang cerah,
mudahan di masa depan, trio nya barengan Jonjo sama Coutinho
bisa membawa kembali LFC ke masa jaya,
diluar fakta, sedikit lagi masa seorang Steven Gerrard akan habis,
mau tidak mau, dan karena hukum alam, sudah pasti harus ada yg menggantikan,
Hendo atau Jonjo, gue harap ada salah satu dari mereka,
yg cukup berani untuk meneruskan no. 8 milik Gerrard.

----------------------------------------------------------

next kita punya Raheem Sterling,
yg di paruh pertama musim ini menjadi pilihan utama Brendan Rodgers,
untuk menyisir sisi kiri penyerangan LFC,
walaupun dia sudah diberikan debut oleh King Kenny musim lalu.
Sterling mulai dikenal banyak orang karena permainan impressive nya,
yg kalo mau jujur, surplusnya ada di kecepatan nya, macam Lennon, Walcott atau Oxlade,
mgkn aja timnas Inggris bisa ikut ajang lomba lari,
kalau pemain - pemainnya macam mereka semua ya, hobinya lari trus.



kalau yang sering menonton pertandingan LFC di paruh pertama musim ini,
pasti sering liat Sterling main ya, bantuin Suarez,
walaupun ngga bantu2 amat, sekali lagi, hobi nya doi lari, wes iku.
tapi ngga mgkn dia biasa aja kalo di umur 17 tahun udah jadi pemain inti LFC,
dan bakatnya akan terus berkembang seiring waktu,
yg unik dari seorang Sterling, dia seperti dapet backup penuh dari Steven Gerrard,
saat ada di lapangan, Gerrard seperti malaikat pembela nya.
setiap sterling melakukan pelanggaran, makan yg maju menghadapi wasit pasti Gerrard,
memang betul, kalo Gerrard adalah kapten,
tapi sifatnya yg sangat mengayomi Sterling itu seakan isyarat,
anak ini bukan anak sembarangan, mgkn kata Gerrard dalam hatinya,
semampu gue brai, gue bakal bantuin lu, makanya jangan grusak grusuk aja lu kalo maen.

----------------------------------------------------------------------------------------------

ngga asik ya kalo bahas depan aja ngga bahas pemain belakang juga,
pengennya sih angkat Martin Kelly
tapi apes, Kelly cedera dari lama, tahun kemarin malahan, dan musimnya udah abis
mgkn dia balik bulan Mei, tp lebih bijak kalo disiapin
untuk musim depan aja, cempet sembuh ya Martin Superman Kelly.

jadi yg kita bahas untuk pemain belakang dua aja cukup,
pertama Andre Wisdom, sebetulnya juga gue ngga tau banyak tentang doi,
yang gue tau, Wisdom ini kuat, bahkan kuat banget,
tipikal yg cocok untuk jadi full back, bahkan CB juga bisa kalo perlu
seperti Martin Kelly juga, yg posisi aslinya CB tp bisa bermain sbg full back.



bahkan seorang Wisdom juga sudah seperti teman - temannya yg lain,
ikut membela timnas Inggris u-21,
nomer yg dikenakannya pun tipikal sejati seorang full back kanan,
layaknya Glenjo, mgkn kita ngga perlu khawatir juga kalau Glenjo cabut,
atau nanti pensiun di LFC, pilihan full back kanan penerusnya menjanjikan,
Wisdom dengan back up Kelly, dan jangan lupakan seorang John Flanagan,
yg sempet bermain di partai testimonial Jamie Carragher,
masa depan yg indah dan cerah mudahan bukan hanya harapan semata,

----------------------------------------------------------------------------

dan yang terakhir yg mau gue komenin di curhatan berbentuk artikel ini adalah,
Robbo alias Jack Robinson,
yg dimana dia sempet mengumpat pada Luis Suarez,
siapa nih yg masih inget kejadiannya? haha, mgkn bukan kebetulan ya,
setelah itu pada bulan Januari, dia dipinjamkan ke Wolves,
baiknya ya tentu aja untuk menambah jam terbangnya,
Jack ini punya rekor, sebagai pemain termuda yg tampil untuk LFC,
umur 16 tahun tapi tepatnya gue kurang tahu dia udah main untuk LFC,
lah gue? nyiapin mental buat ngerjain UAN,
beda udah nasibnya, beda, hahaha.



walapun Jack main untuk LFC, tapi kalau melihat mukanya,
kenapa yg terbersit di pikiran gue malah full back jagoannya klub sebelah,
si Leighton Baines, tapi Jack mempunyai postur yg lebih tinggi,
gue sering jadiin nih anak free kick taker kalau lagi maen PES,
dan emang jago, suka cetak gol ni anak kalau via free kick,
mudahan Jack di perantauan bisa merubah attitude nya jadi lebih dewasa,
kami di Anfield menunggu mu Jack, mungkin kiprah David Villa KW1 bisa lama,
tapi kalau kamu mampu impress om Brendan,
mungkin kamu bakal lebih cepat jadi pilihan utama di full back kiri
dan sesegera mungkin mengkudeta Assley Cole di posisi full back kiri timnas Inggris,
aku yakin pada Jack Robinson.

---------------------------------

yak itu tadi lima pemain yg sebetulnya gue pengen membahas mereka
karena mereka semua turun saat Inggris u-21 berhasil ngalahin Austria tempo hari
jagoannya jelas, Jonjo Shelvey yg bikin gol dr free kick asik di depan gawang,
Sterling sama Wisdom maen dari menit pertama,
sedangkan skipper Hendo dan Jack Robbo maen dari bangku cadangan
you and i, we believe, our LFC's future is bright,
and am sure, there is a sky after the storm.

YNWA, God Save Bill Shankly.

Fajarrusalem,

Surabaya, 2013.

Sunday, March 17, 2013

LIVERPOOL DIKEMBALIKAN KE HABITATNYA OLEH SOUTHAMPTON

jinx empat besar untuk LFC masih ada,
itu kesimpulan gue begitu menit pertandingan masuk ke angka 87,
dg itu sudah dipastikan, Soton berhasil menang lawan LFC.

setelah tiga kali kemenangan beruntun LFC,
dan yg terakhir terlihat begitu meyakinkan, karena berhasil mengalahkan Spurs,
dg thriller yg menarik serta tegang untuk ditonton,
LFC kembali merasakan bagaimana rasanya kalah.
kali ini sandungannya adalah Southampton,
yg begitu perkasa bermain di stadionnya, Saint Mary.

dua diantara tiga gol Soton, dicetak oleh Morgan Schneiderlin dan Rickie Lambert,
yang notabene mereka adalah fan LFC, tp bagaimanapun mereka harus tetap profesional.
sedangkan gol sisanya, dicetak oleh Jay Rodriguez,
LFC sendiri berhasil membuat gol hasil sepakan rebound Coutinho,
buah dari sebuah selfish shoot dari Sturridge.
3 - 1 untuk tuan rumah.

gue nonton pertandingan ini bareng - bareng sama BR Surabaya,
dateng pas banget pas pertandingan dimulai, tanpa tahu susunan line up starting eleven.
begitu merhatiin satu - satu siapa aja yg main,
ada dua kejutan buat gue,
pertama, maennya Skrtel disamping Agger,
kita semua tahu udah beberapa matchday Skrtel selalu disimpen,
dan Brendan lebih memilih The Only One Carragher buat jadi tandem nya Agger,
begitu ngeliat Skrtel aja gue langsung merasa inferior.
yang kedua, Brendan lebih milih Joe Allen untuk nemenin Gerrard di tengah,
kenapa dia begitu yakin kombinasi ini bisa mengimbangi line tengah Soton?
maksud gue, harusnya Brendan pake skema, Do Not Change The Winning Team.
Allen itu sisi bertahannya ngga sebaik Lucas Leiva,
sedangkan LFC bermain dengan (bisa dibilang 4 orang forward yang maennya terserah mereka)
jadi harusnya double pivot pada diri Gerrard sama Lucas jangan sembarangan diutak - atik,
karena hasilnya riskan, dan bener aja, kejadian deh.

Soton begitu dominan di babak pertama,
gue seakan - akan ngga ngelihat arah permainan LFC, karena sebagian besar bola
selalu ada di pihak Soton, hasilnya?
dua buah gol.. satu gol cepat dr Schneiderlin yg begitu gampang bisa menang duel lawan Skrtel,
Skrtel Beler, itu tulisan di tuitter gue pas liat Skrtel seakan lemah tak berdaya malam itu.
sedangkan gol kedua, datang dr free kick seorang Rickie Lambert,
dimana bolanya deflect setelah lebih dulu kena badannya Sturridge.
Brad Jones gabisa apa - apa bos, badannya udah jatuh ke arah kiri,
alih - alih bola yg deflect itu malah meluncur deras ke arah kanan nya,
dan mgkn dia terlalu tua untuk bergerak layaknya Wakasimazu Ken di komik Tsubasa.

Skrtl Beler lesu abis gol pertama, 

pokoknya babak pertama pure milik Soton lah,
kecuali di masa injury time, dimana Coutinho berhasil membuat gol untuk memperkecil kedudukan,
bola hasil sundulan Kapten Fantastik mengarah ke arah Cou yg tidak berhasil menjangkau nya
kemudian bergerak ke arah Sturridge dan Downing,
gatau siapa yg akhirnya dapat, Sturridge dengan insting striker nya (kalau gamau dibilang selfish sebenernya)
akhirnya berhasil menendang bola tersebut dan membentur barisan bek Soton yg sigap,
Downing yg ngelihat itu cuma bengong kesel, "kenapa bolanya ngga gue aja yg nendang ngehe"
mgkn itu kata - kata yg terucap dalam hatinya,
tapi bola hasil tendangan tersebut memantul ke arah Coutinho,
dan dengan dingin, Cou berhasil membuat gol dengan tendangan kaki kanannya.
Baru setelah bola menjadi gol, Downing gerak, kayaknya sih seneng,
"alah persetan tadi si item Sturridge, yg penting udah gol skg"
mgkn itu juga kata - kata yg terucap dalam hatinya.
babak pertama selesai, 2-1 untuk Soton.

Cou abis bikin gol

intermezzo dikit ye, haha
Enrique main dg model rambut baru, di tempat gue nobar pada teriak
Villa Villa, mereka merasa kalo Enrique dg rambut baru nya itu menjadi mirip David Villa,
dan gue juga baru ngeh kalo Pochettino itu pelatihnya Cou pas doi dipinjem Espanyol,
pas winter transfer kemaren Pochettino juga ngajak Cou gabung sama Soton,
tapi Cou akhirnya malah gabung sama Brendan's Warrior di Anfield.
trus ada juga Roy Hodgson di tribun, gue yakin banget bukan karena Gerrard atau Glenjo apalagi Hendo
yg buat dia nonton pertandingan ini,
tapi pasti dia mau scouting buat Luke Shaw, Adam Llalana sama Rickie Lambert
buat dijadiin jagoan selanjutnya di timnas Inggris yang dia latih sekarang.

Brendan vs Pochettino

babak kedua dimulai dg muka Lucas Leiva di close up sama kamera,
gantiin Joe Allen. (gue heran, kenapa Allen maen, katanya doi mesti istirahat 3 bulan, setelah operasi bahu)
dengan masuknya Lucas, lini tengah "sedikit" lebih seimbang
dan Lucas ga cuma jadi holding mildfielder aja,
beberapa kali dia coba kirim through pass ke lini depan,
baik itu secara datar, atau dengan chip, kayak lo pencet L1 + segitiga pas maen PES.
menit - menit awal babak kedua sampai sekitar menit 60-an
LFC seperti bangkit, possesian dominan, tp ya hanya sebatas itu, tanpa chance berarti buat bikin goal.
setelah itu, kembali pertandingan diambil alih Soton,
yg gue lihat menonjol ada tiga orang, Kapten Adam Llalana, Jay Rodriguez sama Rickie Lambert
dua nama terakhir ini bisa tuker - tukeran tempat pas nyerang, sedang Llalana adalah otak serangan Soton.

passing - passing Soton juga lebih mumpuni daripada passing LFC,
yg dijadikan oleh Brendan sbg dasar untuk membangun serangan,
maka ngga heran walaupun sedang ditekan, Brad Jones, Skrtel dan Agger masih suka main kucing - kucingan
yg bikin semua kopites deg-degan, yakin banget gue, ga cuma gue doang kok.
glenjo malem itu maen seperti bukan hari nya, kontrol nya sering lepas, 1st touch nya juga kurang,
kecuali saat - saat terakhir dia melakukan penetrasi di sebelah kiri gawang Artur Boruc,
sayang bola hasil crossing nya tidak berhasil dijadikan gol oleh David Villa, eh Jose Enrique.
Suarez kesana kemari ngejar bola, tp ya itu, ngejar doang, ngga membuahkan hasil,
ada satu chance dr "lob" Lucas, dan dia dalam posisi on side,
tapi sayang laju bola terlalu cepat dan Artur Boruc lebih beruntung, bisa dapetin bola itu duluan.

David Jose Villa Enrique

ada kejadian dimana Suarez coba dapetin bola dari Artur Boruc,
dari replay sih, keliatan kalau Boruc ngece-in Suarez, mgkn karena itu Suarez jg kesel kali ya,
makanya dia semangat buat nungguin Boruc sampai si Boruc nendang bola tersebut,
tapi sayang, menurut wasit Suares udah membuat sebuah pelanggaran,
karena mengganggu Boruc, pasti wasit ngga liat nih pas Boruc ngece Suarez,
yaiya mana ada kesempatan doi buat liat replay bos,
kasihan sekali nasibmu suarez malem itu, supply bola kurang, nil goal dan kartu kuning,
hati - hati nak, kartu kuning mu sekarang sudah sembilan.
satu lagi kamu dapet, artinya bakalan absen dua pertandingan kamu karena akumulasi.

selfish sturridge menjadi bagian yg paling gue benci di pertandingan ini,
terlalu banyak mencoba untuk entah itu kontrol bola atau dribel, padahal harusnya passing bos, passing
atau lo mungkin sodara jauh sama Robben? HAH? ngehe lo ah,
pada akhirnya doi diganti sama Henderson, tapi ya ngga ngaruh apa  - apa lagi,
hendo sebelum masuk paling cuma tanya gini sama Brendan,
"bos rambut gue udah oke belom bos? udah klimis kan?"
dijawab sama Brendan "sakarepmu le, ndang maino ojok kakehan cangkem"
Hendo masuk pas kedudukan udah tiga satu hasil gol tambahan dr Jay Rodriquez,
gue lupa gol nya kayak apa, udah pecah konsentrasi gue pas gol ketiga itu,
dan gue udah narik kesimpulan, LFC kalah lagi deh.

selfish sturridge

itulah drama kekalahan LFC oleh Southampton,
yang gue bilang lebih mirip jinx, saat mulai banyak Kopites yg yakin LFC bisa tembus ke zona UCL,
maka akan jeleklah hasil pertandingan LFC di pertandingan berikutnya,
ya contoh nyatanya ini.
gue ngga ngurusin apa yg bakal diomongin Brendan di ruang ganti,
karena kalah ya kalah, LFC jelas inferior banget dibandingin sama Soton di match kali ini.
selamat buat Soton, dan Selamat buat dua Kopites yg berhasil bikin gol.
semoga LFC bisa meraih hasil maksimal di 8 pertandingan selanjutnya,
dan semoga ... LFC ngga lama - lama berkutat di habitat barunya,
karena sesungguhnya habitat asli mereka berada di-"atas"-nya,

sekian.

fajarrusalem,

surabaya, 2013.

Saturday, March 16, 2013

KREAVI CHALLENGE | AKU CINTA INDONESIA T-SHIRT

selamat sore dan ditemani hujan,
saya mau memposting kembali
karya saya yang saya bikin untuk mengikuti sebuah lomba,
dari kreavi.com nama lombanya kreavi challenge 4
dengan tema, Semangat Sepakbola Indonesia

nantinya semua design yg masuk akan dikurasi oleh pihak kreavi
dan dipilih melalui goal.kreavi.com
5 desain pilihan juri akan dicetak dan dijual kepada fans GOAL.com. 
Untuk setiap kaos yang terjual akan didonasikan Rp. 10.000,- untuk SOS Children's Villages.
dan ini adalah karya yg saya submit





ini link nya | http://kreavi.com/22165/KREAVI-CHALLENGE-4---AKU-CINTA-INDONESIA

doakan saja, karya saya ini berhasil memikat para juri
dan finalnya nanti, bisa termasuk dalam lima besar yang diproduksi
tidak ada yg tidak mungkin, 
pesan saya untuk kita semua warga negara Indonesia, 
dukung terus timnas kita, support timnas, 
karena bagaimanapun, timnas juga merupakan satu cerminan 
sikap bangsa Indonesia untuk dunia.

seperti yg tertulis di t-shirt bagian bawah, 
"SELAMA DARAH DIKANDUNG BADAN, 
AKU AKAN SELALU MENDUKUNGMU" 
AKU CINTA INDONESIA.

FAJARRUSALEM, 

SURABAYA, 2013.